Sabtu, 11 April 2015

Isi Kepala

Aku mulai muak dengan isi kepala ini. Dari saban hari tak henti-hentinya bertanya. Dari hal sederhana sampai rumit. Dengan pertanyaan yang berbeda, juga dengan yang itu-itu saja. Bukan tak dicari jawabannya. Tapi semakin dijawab sendiri, semakin lain pertanyaan yang timbul.

Mau kepala ini diganti. Entah dengan kepala sapi, kambing, ayam, atau barbie sekalian biar jadi lebih cantik.

Dialihkan pun pikiran, isi kepala ini akan kembali lagi kepertanyaan-pertanyaan macam tadi. Telinga sendiri bosan mendengarnya. Hati lelah ikut membantu menjawabnya.

Atau, coba kuganti dengan isi kepalamu, siapa tahu di sanalah kutemukan jawabannya. Lalu setelah itu, kecup sedikit dahi di kepalaku. Mungkin juga itu bisa membuatku sedikit lebih tenang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar